Nama saya Askolani Nst, sering dipangil
asko atau askol. Tapi sekarang lebih dikenal dengan sebutan Olan, iya Olan97
nama itu penuh dengan cerita seperti yang dikatakan peterpan dulu “Sebuah Nama
Sebuah Cerita” jadi banyak cerita yang terselip atau tersimpan didalam nama
Olan tersebut.
Saya lahir disebuah desa kecil bahkan
sangat kecil dan terpencil yaitu didesa Silo Baru tepatnya didusun IX kec.
Silau laut kabupaten asahan pada tanggal 17 Mei 1995. Desa yang di tempati oleh
mayoritas penduduk islam. Kalau belum tahu atau belum pernah dengar sama sekali
dengan nama desa saya wajar sebab desa saya bisa dikatakan desa yang masih
minim oleh bantuan-bantuan pemerintah dan seakan desa saya itu sudah
ditakdirkan menjadi desa yang tertinggal. Namun semua itu berubah sejak negara
api menyerang hahahha sedikit lelucon. Intinya berubah tidaknya suatu desa atau
tempat tergantung terhadap pemuda generasinya, dan saya bertekad untuk itu.
Jelek buruknya desa ku itu setidaknya disitu lah saya dilahirkan dan
dibesarkan.
Hobby saya bermain, bermain futsal,
gitar dan olah raga lainnya seperti sepakbola jadi tidak heran kalau saya
penggemar berat klub Manchester Uinited, sebuah klub sepakbola yang berasal
dari inggris dikota Manchester.
Pendidikan yang saya tempuh sampai saat
ini. Ditahun 2002-2007 saya bersekolah di sebuah sekolah dasar di desa itu juga
SDN 014699 Silo Baru. Pada tahun 2007-2010 saya melanjutkan dijenjang SMP dan
masih disitu juga SMPN 3 satu atap silau laut yang pertama kali dibuka ditahun
2007 dan sayalah alumni pertama disekolah SMP ini. Ditahun 2010-2013 saya
sedikit berkelana mencari ilmu hehehhe sudah tidak didesa saya tetapi di desa
atau dikecamatan lain tepatnya di SMAN 1 Simpang Empat. Dijenjang SMA saya
sudah tidak tinggal lagi bersama kedua orangtua saya akan tetapi tinggal
bersama nenek dari ayah saya. Karna jarak yang tidak memungkinkan untuk tinggal
bersama orangtua saya maka saya putuskan untuk tinggal bersama nenek saya.
Tahun 2013 saya tamat dari SMA,
berencana untuk melanjutkan pendidikan dijenjang yang lebih tinggi lagi yaitu
dijenjang kuliah akan tetapi semua itu tidak berjalan dengan begitu enaknya
saja. Saya harus menunggu momen itu 1 tahun setalah saya tamat. Iya sewaktu
saya tidak lulus di SNMPTN saya tidak ada niat untuk mencoba SBMPTN dikarenakan
juga soal dana. Orangtua saya belum berkata kalau dia sanggup untuk membiayai
kuliah saya. Dan disitu lah saya memutuskan untuk tidak dulu melanjutkan untuk
kuliah dan melanjutkan untuk bekerja di sebuah toko bisa dikatakan toko baju di
daerah Bagan Batu, Riau.
1 tahun bekerja dan pada tahun 2014
tepatnya saya pun mengikuti UMPTN di Polmed USU akan tetapi saya tidak diterima
disitu, hingga saya pun melanjutkan perjuangan di IAIN Sumatera Utara yang
sekarang menjadi UIN Sumatera Utara. Dan alhamdulillah saya diterima di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dijurusan DIII-Perbankan Syariah.
Disinilah awal saya bertemu dengan teman, sahabat yang sering kami sebut dengan
BADAI. Sulianto (Komting), Irfan Syahputra, Rizky Syahbana R, Roby Harpan
Pandia, Muhammad Suhaimi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar